Senin, 24 Agustus 2015

RAHASIA DI BALIK SHOLAT LIMA WAKTU

Ali bin Abi Talib r.a. berkata, “Sewaktu Rasullullah SAW duduk bersama para sahabat Muhajirin dan Ansar, maka dengan tiba-tiba datanglah satu rombongan orang-orang Yahudi lalu berkata, ‘Ya Muhammad, kami hendak bertanya kepada kamu kalimat-kalimat yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa A.S. yang tidak diberikan kecuali kepada para Nabi utusan Allah atau malaikat muqarrab.
Lalu Rasullullah SAW bersabda, “Silahkan apa yang hendak kalian tanyakan”.
Berkata orang Yahudi, “Coba terangkan kepada kami tentang 5 waktu yang diwajibkan oleh Allah ke atas umatmu, “.
http://gaulfresh.com/
Sabda Rasullullah SAW, “Shalat Zuhur jika tergelincir matahari, maka bertasbihlah segala sesuatu kepada Tuhannya. Shalat Asar itu ialah saat ketika Nabi Adam a.s. memakan buah kholdi. Shalat Maghrib itu adalah saat Allah menerima taubat Nabi Adam a.s. Maka setiap mukmin yang bershalat Maghrib dengan ikhlas dan kemudian dia berdoa meminta sesuatu pada Allah maka pasti Allah akan mengkabulkan permintaannya. Shalat Isya itu ialah shalat yang dikerjakan oleh para Rasul sebelumku. Shalat Subuh adalah sebelum terbit matahari. Ini kerana apabila matahari terbit, terbitnya di antara dua tanduk syaitan dan di situ sujudnya setiap orang kafir, “.

Selasa, 11 Agustus 2015

MENGAPA ISHAQ MENURUNKAN LEBIH BANYAK NABI DIBANDING ISMAIL?

Artikel dari Jawa Pos terbitan 14 Juli 2015
BANI ISRAIL BANDEL, BUTUH TERUS DIBIMBING

qibash.files.wordpress.com
Nabi Ibrahim mendapat julukan Abul Anbiya’
(Bapak Para Nabi). Sebab dari keturunannya
(Ismail dan Ishaq) lahir para nabi dan rasul. Tapi,
mengapa Ishaq yang lebih banyak menurunkan
para utusan Allah? Sementara Ismail hanya
menurunkan Nabi Muhammad SAW. Berikut
analisis para ahli sejarah dan filsafat Islam.

IBRAHIM adalah Putra Azar bin Tahur bin Saruj bin Rau’ bin Falij bin Aabir bin Shalih bin Afrakhsyad bin Saam bin Nuh. Awalnya Ibrahim hanya mempunyai satu istri, yaitu Siti Sarah. “Namun, sampai usia 90-an tahun, Ibrahim dan Sarah tidak dikaruniai anak,” kata pakar sejarah Islam Prof. Dr. Ali Mufrodi.
Sarah kemudian meminta suaminya menikahi Siti Hajar. Sebenarnya, berat bagi Ibrahim menikah lagi, namun karena diminta Sarah, dia akhirnya menikahi Hajar, perempuan keturunan Qibti, Mesir. Tidak lama setelah itu, Hajar melahirkan anak pertama yang diberi nama Ismail. Sarah pun ikut senang atas kelahiran Ismail. “Sarah sayang sekali dengan Ismail,” ujar pengajar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya tersebut.
Tidak berselang lama, Sarah akhirnya hamil juga. Bayi yang lahir itu diberi nama Ishaq. Menurut Ali, selain Ishaq dan Ismail,Ibrahim punya anak yang bernama Madyan.
Ishaq punya dua anak, Ya’qub atau Israil dan Ish. Dari keduanya, lahir para nabi dan rasul. Ali mengatakan, Ya’qub mempunyai 12 orang anak yang menjadi para nabi dan rasul, antara lain Yusuf, Musa Harun, Byan, Alyasa’, Yunus, Daud, Sulaiman, Zakaria, Yahya, dan Isa. Sedangkan anak Ish yang menjadi nabi adalah Ayyub dan Zulkifli.

IPAR ADALAH MAUT

SAUDARA IPAR PEMBAWA KEMATIAN Suatu ketika Khalid terlihat sedih dan galau di meja kerjanya. Melihat keadaan itu, rekannya menghampiri dan b...