Senin, 17 September 2018

Kisah Hamzah bin Abdul Muthalib. ra (Sang Singa Allah)



Tulisan ini disadur dari fanpage Ustadz Kirito yang dipublish sekitar bulan Agustus 2018...Enjoy!!

Hamzah bin Abdul Muthalib adalah sahabat Rasulllah saw dengan skill bertarung level S. Spesialisasinya adalah memanah.

Sebagai ahli panah, dia hobi berburu. Biasanya orang berburu secara berkelompok bersama teman-temannya dan yang dicari adalah rusa, kelinci, burung, atau hewan-hewan jinak lainnya. Sedangkan Hamzah biasa berburu sendirian dan seringkali berhasil mendapat binatang buas semisal harimau atau singa. Oleh karena itu, dia dijuluki Si Pemburu Singa.
Fisiknya sangat kuat. Hamzah mampu menggendong singa hasil buruan dengan 1 tangan sementara tangan lainnya membawa busur panah.
Ada 2 orang yang dijuluki singa pada waktu itu yaitu Umar bin Khattab Si Singa Padang Pasir dan Hamzah Si Pemburu Singa.

Dari namanya saja ketahuan kan, dia siapa? Rasulullah punya 4 orang paman. 2 orang masuk Islam yaitu Hamzah & Abbas, sedangkan 2 orang tidak masuk islam yaitu Abu Thalib dan Abu Lahab. Selain 4 paman, beliau punya 1 tante yaitu Shafiyah yang juga masuk Islam.
Walaupun berstatus sebagai paman, tapi usia Hamzah dan Rasulullah saw hanya selisih 4 tahun. Ada juga ahli sejarah mengatakan bahwa mereka lahir di tahun yang sama. Suatu ketika dia ditanya siapakah yang lebih besar apakah dia atau Rasulullah saw. Hamzah menjawab, "Tentu saja Rasulullah lebih besar dari saya, hanya saja saya lahir lebih dulu."
Maksud si penanya adalah siapakah yang lebih tua, tapi Hamzah menjawab demikian untuk menghormati Rasulullah saw.



Zubair bin Awwam ra, (Sang Bodyguard Rasulullah SAW)




Tulisan ini disadur dari fanpage Ustadz Kirito yang diposting pada tanggal 9 September 2018...Enjoy!!

Rasulullah SAW. bersabda, “Setiap Nabi memiliki ksatria dan ksatriaku adalah Zubair.” (HR. Bukhari)
Hadits di atas diucapkan Rasulullah SAW setelah Zubair bin Awwam berhasil 3 kali menyusup ke benteng Yahudi sendirian dan memata-matai isinya.
Entah bagaimana cara masuknya, entah bagaimana cara menyamarnya. Hal ini menunjukkan bahwa sebagai pendekar andalan nabi, dia tak hanya mahir dalam pertarungan namun juga memiliki skill infiltrasi (penyusupan) dan spionase (memata-matai) yang hebat bagaikan prajurit pasukan elit.
Skill bertarungnya level S. Keberaniannya jauh di atas manusia normal. Bahkan Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib yang terkenal kuat dan pemberani mengakui kehebatannya.
Menurut Umar bin Khattab, Zubair termasuk 1 dari 4 orang yang masing-masing kekuatannya setara 1000 orang.
Jadi kalau ada yang bilang kekuatan satu prajurit Denjaka setara 120 kekuatan prajurit TNI biasa, satu prajurit KOPASSUS setara sekian prajurut TNI biasa, itu bukanlah hal yang mustahil.
Ali bin Abi Thalib, berkata “Zubair adalah orang yang paling berani. Tidak ada yang mengetahui kadar orang yang besar kecuali orang yang besar.” Maksudnya adalah Ali tahu betapa pemberaninya Zubair karena dia sendiri juga pemberani.
Dari 2 poin di atas kita bisa mengambil pelajaran bahwa yang paling berhak menilai seseorang adalah orang yang selevel dalam bidangnya, misal pemain bola menilai pemain bola, penyanyi menilai penyanyi, politisi menilai politisi, ulama menilai ulama, dll.
Jangan kaya bocah jaman now, baru belajar agama lewat YouTube, Google & grup WA udah merasa paling pinter, sok-sokan menilai bahkan berani menyalahkan ustadz lulusan pesantren & perguruan tinggi yang sudah temenan sama ratusan buku & kitab.

IPAR ADALAH MAUT

SAUDARA IPAR PEMBAWA KEMATIAN Suatu ketika Khalid terlihat sedih dan galau di meja kerjanya. Melihat keadaan itu, rekannya menghampiri dan b...